“Es Tebak & Sate Agam” Pasar Atas Bukittinggi

Melancong ke Pasa Ateh (Pasar Atas) Bukittinggi, ga lengkap rasanya tanpa nyicipin es yang satu ini, apalagi kalau udah seharian berkeliling 🙂 Ciri khasnya adalah batu es yang dikatam (diserut) hingga berbentuk butiran-butiran kristal.

Es unik ini terbuat dari kombinasi cindua (cendol) berwarna putih dengan tekstur lembek, cindua sagu (cendol sagu) berwarna merah bata dengan tekstur kenyal dan cindua bareh (cendol beras) berwarna hijau dengan tekstur lembek, warna hijau biasanya didapat dari pandan atau pewarna makanan. Selain itu, juga ada ketan hitam, tapai (tape), cincau berwarna hitam dipotong kecil, santan dan pemanis (sepertinya dari gula).

Sayangnya, saya tidak sempat bertanya pada ibu yang jualan tentang cara pembuatannya. 1 porsi Rp 8.000,-.

Nah, yang belum sarapan atau belum makan, masih satu tempat dengan es tebak ini, ada sate bumbu khas Agam. Kuahnya berwarna kuning dan dagingnya berbumbu. 1 porsi Rp 15.000,-.

Disini tidak tersedia air minum. Tapi, ada air mineral kemasan yang bisa dibeli seharga Rp 1.000,-/gelas (cup).

Advertisements

Posted by

NoMaD (60% Sanguin + 25% Koleris + 10% Melankolis+ 5% Plegmatis)

4 thoughts on ““Es Tebak & Sate Agam” Pasar Atas Bukittinggi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.