Karupuak Jangek (Kerupuk Kulit)

Karupuak jangek atau karupuak kulik dalam bahasa indonesia dikenal dengan nama ‘kerupuk kulit’ dan dalam bahasa jawa yaitu ‘rambak’. Terbuat dari kulit sapi yang telah direbus, disangrai, dijemur dan sebagainya hingga menjadi produk yang disebut ‘latua’ dan hasil akhirnya setelah digoreng jadi enak dan gurih dengan rasa yang khas.

Karupuak jangek merupakan salah satu oleh-oleh khas Sumatera Barat yang bisa dibeli di pasar tradisional hingga supermarket. Selain itu, bakal sering ditemukan di rumah makan padang, warung lontong, warung lotek, dan tempat makan lainnya. Jadi jangan heran jika saat makan di rumah makan padang ada yang minta ‘karupuak jangek bakuah’. Ini memang bukan salah satu menu, tapi bisa by request 🙂☝🏻

Bagi para pelancong yang sedang berlibur ke Kota Bukittinggi akan sangat mudah menemukan karupuak jangek di area Pasar Atas tepatnya di seberang Mesjid Raya Bukittinggi atau Jam Gadang, Pasa Lereng, berbagai toko jajanan khas minang yang ada di Jambu Air & Padang Luar, Pasar Aur Kuning, Pasar Bawah, dan lainnya.

Kalau ingin langsung dicemil, sebaiknya beli kerupuk kulit yang sudah jadi. Tapi, untuk dibawa sebagai oleh-oleh dengan perjalanan yang jarak tempuhnya cukup jauh, direkomendasikan untuk membeli latua saja.

Latua adalah karupuak jangek yang masih mentah atau separo mentah. Ada yang dalam bentuk potongan kecil dan keras, ada juga yang ukuran sedang dan sudah berbentuk kerupuk kulit dengan tekstur masih kasar. Banyak penjual yang menyarankan jenis kedua karena lebih gampang digoreng.

Harga kerupuk kulit di pasaran terbilang variatif. Untuk yang versi cemilan jadi, biasanya dibungkus dalam plastik kecil, rata-rata mulai dari Rp 1.000,-. Untuk sebungkus plastik sedang (plastik 1/4) mulai dari Rp 10.000,- di pasar tradisional; di toko-toko sekitar Rp 20.000,-.

Berbeda dengan yang siap santap, ‘latua’ harga belinya cenderung lebih mahal. 1 kg ‘latua’ yang sudah berbentuk dijual sekitar Rp 160.000,-. Keuntungannya, setelah digoreng bisa dapat banyak.

Untuk menggoreng kerupuk kulit yang masih dalam versi latuapun ada caranya, lho.. Sama seperti kerupuk jenis lain, digoreng dengan minyak goreng yang sudah panas. Jika tidak, hasilnya tidak akan maksimal, separuh mengembang dan sama sekali tidak gurih.

Untuk penyimpanan, kerupuk kulit juga tidak bisa bertahan lama kalau tidak disimpan dalam wadah tertutup. Setelah digoreng, diamkan beberapa saat dan simpan di toples atau plastik klip. Akan lebih enak bila segera dikonsumsi atau paling tidak disimpan sekitar semingguan. Penyimpanan yang terlalu lama akan berpengaruh terhadap rasanya yang bisa berubah dan berbau apiak.


Uniknya, kerupuk kulit tak hanya ada di Sumatera Barat saja atau daerah lainnya di Indonesia, tapi juga ada di Filipina, lho! Dikenal dengan nama ‘chicharon’. Hanya saja, bahan yang digunakan sangat berbeda, yaitu dari kulit babi.


Kerupuk Jangek a.k.a Kerupuk Kulit is one of traditional skin crackers from Indonesia, specially in West Sumatra. It’s made of cow skin. Crunchy & hmmm.. 😁👍👍

Kerupuk kulit is not only in West Sumatra or another area in Indonesia, but also in Philippine! Known by name ‘chicharon’. But, ingredients used is truly different, ‘chicharon’ made from skin of pig.


カルプアックジャンゲックやカルプアッククリックはインドネシア語ではケルプッククリックです。カルプアックジャンゲックというのはインドネシアのトラディショナルのせんべいです。特に西スマトラです。牛革から作られます。美味しいですよ。👍👍

このせんべいはフィリピンもあります。名前はチチャロンですけど豚皮から作られます。

Kamus

  • Karupuak Jangek / Karupuak Kulik 👉 Bahasa Minang
  • Rambak 👉 Bahasa Jawa
  • Kerupuk Kulit 👉 Bahasa Indonesia
  • Skin Crackers 👉 Bahasa Inggris
  • Chicharon 👉 Bahasa Filipina
  • カルプアックジャンゲック、カルプアッククリック、ケルプッククリック 👉 Bahasa Jepang (translet ala Jejak Langkah O 😁✌🏻)
  • Apiak = Apek.

(Siapa tau di daerah lain beda namanya, boleh ditambahkan di komentar yak 🤓👌)

Gallery

Catatan

  • Sedikit berita tentang Bukittinggi. Meskipun pasca kebakaran beberapa bulan yang lalu, Pasar Ateh (Pasar Atas) Bukittingi masih berutinitas seperti biasa. Tapi memang kondisinya dalam toko/kedai sementara.
Advertisements

Posted by

NoMaD (60% Sanguin + 25% Koleris + 10% Melankolis+ 5% Plegmatis)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.