Tumis Sotong

Bahan

  • Sotong 2 potong
  • Tahu yang sudah digoreng
  • Bawang merah jepang (bawang bombay versi jepang)
  • Bawang putih
  • Cabe jawa (cabe merah gede)
  • Buah pala 1/2 biji
  • Tomat ukuran sedang
  • Merica bubuk
  • Udang kering
  • Parseli kering (kemasan instan)
  • Olive oil
  • Serei 1 batang
  • Daun jeruk 2 helai
  • Air perasan lemon
  • Garam

Persiapan

  • Potong cumi sesuai keinginan. Lumuri dengan sedikit air perasan lemon.
  • Potong tahu berbentuk dadu.
  • Cincang bawang putih dan ebi, pisahkan wadahnya.
  • Potong tomat dan serei dengan ukuran sedang, pisahkan wadahnya.
  • Iris bawang merah dengan ukuran sedang.
  • Potong cabe ukuran kecil.

Cara

  • Panaskan frying pan.
  • Tuang olive oil secukupnya.
  • Tumis bawang merah & bawang putih.
  • Tambahkan cabe, tomat, serei dan daun jeruk.
  • Tambahkan sotong, aduk rata.
  • Tambahkan udang tumbuk/cincang, tahu dan pala.
  • Bubuhkan parseli, merica bubuk dan garam secukupnya.
  • Tunggu hingga matang. Sesekali diaduk merata dan ditutup.
  • Setelah rasanya menyatu, angkat dan sajikan.

Ramen Halal Di Osaka

Bagi pecinta kuliner ala jepang, pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya ramen. Mie rebus berkuah kaldu ini bisa ditemukan dengan mudah di kota-kota besar di Indonesia. Sehingga para muslim bisa leluasa menyantap hidangan yang sebagian besar sudah berlabel halal ini.

Berbeda jauh dengan ramen di jepang. Bak udon, warung hingga restoran ramen boleh dibilang menjamur, tapi hampir semua tidak bisa dikonsumsi dengan bebas oleh muslim, karena berbahan dasar babi dan turunannya.

Tapi, patah hati karena ga bisa nyicipin ramen halal bisa diobati oleh warung-warung ini 👇

帆のる (Halal Ramen Osaka HONOLU)

  • Alamat:
    • Namba, Osaka 👉 Ramen Honolu (copy via Google Map)
      • 2-5-27 Motomachi, Naniwa-ku, Ōsaka-shi, Ōsaka-fu 556-0016
    • Tokyo
  • Buka pukul:
    • 11:30-14:30
    • 17:30-21:30.
  • Ramen boleh dibawa pulang.
  • Selain ramen, ada menu unggulan lainnya, gyoza a.k.a pangsit.
  • Cara pemesanan
    • Pesan via mesin otomatis.
    • Serahkan struk pada ten-in (penjual).
    • Tunggu dan ambil pesanan.
  • Fasilitas: Toilet & tempat shalat.
  • Gallery:

鶏そばあやむや (Torisoba Ayam-YA)

  • Warung ramen yang satu ini cabang dari Ayam-YA Kyoto
  • Alamat: Namba, Osaka 👉 Ayam Ya Nanba, Osaka (copy via Google Map)
    • 1-10-7 Nipponbashihigashi, Naniwa-ku, Ōsaka-shi, Ōsaka-fu 556-0006
    • Kyoto
  • Buka pukul:
    • 11:30-15:00 (order terakhir pukul 14:30)
    • 17:30-22:00 (order terakhir pukul 21:30)
  • Ramen tidak bisa dibawa pulang.
  • Hanya menu kara age (ayam goreng tepung khas jepang) yang bisa dibawa pulang.
  • Cara pemesanan
    • Pesan via mesin otomatis.
      • Uang kertas yang digunakan hanya Â¥1.000 yang bisa diproses di mesin ini. Uang pecahan Â¥10.000 tidak bisa digunakan, ditukar terlebih dahulu secara manual.
      • Pilih menu, tekan tombol sesuai pesanan. Hanya bisa pesan 1/1.
      • Ambil struk.
      • Untuk pengambilan kembalian tekan tombol dipojok kiri atas.
    • Serahkan struk pada ten-in (penjual).
    • Tunggu dan ambil pesanan.
  • Fasilitas: Toilet & tempat shalat.
  • Semuanya enak, tapi ada beberapa yang recommended:
    • Rekomendasi dari Olha Chayo 👉 スパイシー塩 (spicy salt/pedas asin) Â¥850
    • Rekomendasi dari pelanggan tetap 👉 チキンオーバーライス (Chiken Over Rice) Â¥790
  • Gallery:

🏷 Tabligh Akbar Golden Week 2018 with Tokushima’s family

Ngebolang ke Shinmachigawamizugiwa Park

Shinmachigawamizugiwa Park terletak di jantung kota Tokushima, diantara Awa Odori Kaikan dan Tokushima Station.

Kombinasi alam bergaya modern ini cocok banget untuk tempat refreshing, sekedar melepas penat, atau bahkan piknik bareng keluarga.

Pengunjung disuguhkan pemandangan Sungai Shinmachi nan adem. Sentuhan alam makin kental dengan adanya merpati dan bebek-bebek yang ikut menikmati asrinya suasana taman.

Sesekali melambaikan tangan menyapa mereka yang sedang menikmati Hyotanjima Cruise melintasi Shinmachigawa. Atau, menonton mereka yang sedang berlatih olahraga air, tampak menyenangkan dari bangku taman.

Pada musim semi, meskipun pohon sakura tidak terlalu banyak, tapi tempat ini tetap memiliki daya tarik tersendiri untuk hanami-an.

Akses

Akses ke lokasi sangat praktis, hanya dengan berjalan kaki sekitar 5 menit dari Awa Odori Kaikan atau sekitar 10-15 menit dari Tokushima Station.

Event

Shinmachigawamizugiwa Park berdampingan dengan Shinmachi River yang bisa diseberangi dengan Shinmachi Bridge. Tiga area ini sering dijadikan lokasi event-event tertentu, salah satunya yang paling terkenal adalah Festival Awa Odori yang berlangsung setiap tahunnya di musim panas, biasanya pada tanggal 12 s/d 15 Agustus.

Di hari tertentu, terutama pada hari libur, ada event lain seperti bazar makanan, konser band, dll.

Fasilitas

Taman yang bersih dan sangat fungsional ini juga memiliki fasilitas umum, seperti: tempat duduk, toilet, panggung, dll.

Hyotanjima Cruise

Ini salah satu favorit pengunjung nih.. Sama seperti Tombori River Cruise yang menjadi wahana berlayar ala Sungai Tombori di Osaka.

Berlayar ala Shinmachigawa ini bakal dipandu pramuwisata yang tak hanya ramah tapi juga kocak! Tiket kapal ¥200 (dewasa) dan ¥100 (anak-anak). Lama perjalanan PP sekitar 30 menit melewati Tokushima University (kampus Josanjima), AEON Mall, kantor pemerintahan Tokushima, Tokushima Central Park (area hanami-an di musim sakura yang didalamnya ada museum Tokushima Castle).

Kamus

  • 新町川水際公園 /shinmachigawamizugiwa kouen/ = Shinmachigawamizugiwa Park (Taman Shinmachigawamizugiwa)
  • 徳島市 /tokushima-shi/ = Tokushima City (Kota Tokushima)
  • 新町川 /shinmachi gawa/ = Shinmachi River (Sungai Shinmachi) | Batang aia Shinmachi
  • 新町橋 /shinmachibashi/ = Shinmachi Bridge (Jembatan Shinmachi) | Jambatan Shinmachi
  • PP = Pulang-pergi

Rekomendasi Link

Gallery

Katapang

Katapang (堅パン) adalah sejenis kue kering yang bersejarah di jepang. Dahulu kala, di jaman perang (戦争), para prajurit (兵隊者) membawa kue ini sebagai bekal.

Katapang terbuat dari tepung gandum yang kemudian diolah dan dikeringkan. Terlihat dari strukturnya yang keras.

Saat pertama kali memakan katapang, jangan langsung dikunyah, dilumat dulu sampai gurih. Rasanya seperti kue beras dan tidak manis sekalipun dilapisi karamel (gula).

Bagi yang tinggal atau melancong ke Perfektur Kagawa (香川県) bisa menjadikan katapang sebagai salah satu referensi oleh-oleh.

Tabehodai

Bagi pecinta kuliner, pasti sudah tidak asing lagi dengan tabehodai. Istilah ini diadopsi dari bahasa jepang 食べ放題 /tabehoudai/ yang berarti all you can eat (makan sepuasnya).

Tapi, bagi yang belum pernah atau baru kali ini mendengar istilah tabehodai, jangan dikira bisa makan seenaknya, apalagi gratis. Maksudnya, kita makan sesuai dengan paket yang diambil dengan harga dan waktu yang sudah ditentukan.

Tabehodai paling umum digunakan untuk yakiniku (daging bakar) di berbagai restoran/cafe di jepang. Meskipun begitu, tabehodai juga sering dipakai untuk buah-buahan (seperti: stroberi) atau event kuliner lainnya (seperti: bazar makanan halal).

Gallery

Related Link

Bikin Udon Di Kotanya Udon

Buat pecinta kuliner, khususnya yang bercita rasa jepang, pastinya sudah tidak asing lagi dengan udon. Mie ukuran gede ini merupakan makanan tradisional jepang yang berasal dari Perfektur Kagawa.

Ngomong-ngomong tentang Kagawa-ken, jalan-jalan kesini tidak hanya bisa membeli oleh-oleh udon saja, tetapi juga bisa belajar langsung dari ahlinya. Ada sekolah tempat pembuatan udon yang terkenal di Takamatsu-shi, namanya Nakano Udon School.

Bajet

Untuk mengikuti kursus singkat ini, pendaftaran dilakukan dengan buat janji terlebih dahulu (pemesanan sebelum hari H), dari pukul 9:00-15:00 via telfon (lihat di website resmi).

  • 2-14 pendaftar Â¥1.500/orang
  • 15-500 pendaftar Â¥1.300/orang

Pembayaran bisa dilakukan langsung di kasir, termasuk pembuatan sertifikat (bisa request dalam bahasa jepang atau bahasa inggris). Lalu pengunjung diberikan lembaran informasi berikut tata cara pembuatan udon dalam bahasa jepang; buat pengunjung asing tersedia dalam bahasa inggris.

Akses

Dari Tokushima Station dengan menggunakan mobil pribadi menempuh waktu sekitar 1 jam. (Bagi yang tidak membawa mobil tapi sudah punya SIM bisa rental mobil seperti di aplikasi Rakuten).

Sanuki-udon ala Nakano Udon School

  • Kursus berlangsung selama 40-60 menit
  • Pengunjung diminta memasuki kelas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
  • Saat memasuki kelas, pengunjung diminta menaruh barang (kecuali benda berharga atau yang dibutuhkan seperti HP, boleh dibawa) di tempat yang telah disediakan.
  • Mengikuti karyawan ke lokasi pembuatan (ada meja dan kursi memanjang, sepertinya dikondisikan sesuai jumlah peserta).
  • Di atas meja telah disediakan celemek (apron), papan persegi dengan bidang datar, pisau ukuran sedang, tepung dalam wadah tertutup khas jepang, satu set kemasan udon yang telah diberi nama peserta berisi adonan udon lengkap dengan bumbu dan juga oshibori, gilingan dari kayu.
  • Mengikuti arahan sensei.
  • Duduk berhadapan berpasangan.
  • Memakai celemek.
  • Sesi I:
    • Belajar menggiling adonan udon dengan tekhnik khusus.
    • Belajar memotong udon, menaburkan tepung agar tidak lengket selama penyimpanan.
    • Pengunjung diberi kesempatan berfoto-ria ataupun mengambil video (sampai-sampai tempat ini menyediakan label dalam bentuk rol kayu bertuliskan nama tempat kursus)
    • Hasil akhir ditaruh ke dalam set udon (yang diterima sebelumnya) dan diserahkan pada staf.
  • Sesi II:
    • Belajar membuat adonan udon.
    • Peserta dikasih sarung tangan plastik. Ditemani dengan alunan musik jepang nan ceria, peserta menyemangati pasangannya dengan giring-giring (seru!)
    • Diawali dengan pencampuran tepung gandum dengan air (bahkan pengaturan airpun disetiap musim beda-beda, lho..)
    • Nah, itu masih versi aduk-mengaduk di meja, saling bergantian. Siapa sangka, pada saat staf/sensei menyediakan tikar jerami (tatami), ternyata bikin udon itu diinjak-injak euy!! (Hayo lho buat pecinta udon 😆👍👍). Ini tak kalah seru dari sebelumnya. Peserta yang menginjak-injak udon disemangati oleh pasangannya/peserta lain dengan giring-giring sambil menikmati musik jepang nan kekinian.
  • Di akhir sesi, dilakukan penyerahan sertifikat pada 3 orang terpilih (mirip seperti penyerahan sertifikat di Awa Odori Kaikan (Bizan Ropeway).
  • Selesai kursus, peserta dikasih bingkisan berupa lukisan jepang yang bagian bingkainya bisa dilepas dan dijadikan gilingan, udon dan adonan udon yang telah dibikin sendiri. Lalu, peserta juga diberi kesempatan untuk berfoto-ria.

Fasilitas

Disini disediakan latar (background) cukup besar bertuliskan kaligrafi kanji Nakano Udon School dilengkapi dengan bangku ukuran sedang. Fasilitas lainnya yang sangat umum adalah toilet.

Lainnya

Di lokasi ini tidak hanya serba udon, tapi juga ada aneka omiyage khas Kagawa-ken dan daerah lainnya di Shikoku, mulai dari cemilan hingga cenderamata. Ada es krim enak seharga ¥300! Selain itu, juga ada penggilingan tepung, tradisional banget.. (sepertinya tidak hanya dipajang, tapi juga dijual..)

Kamus

  • うどん /udon/ = Mie tebal khas jepang
  • 中野うどん学校 /nakano udon gakkou/ = Nakano Udon Schoo | Sekolah Pembuatan Udon | Sakola Buek Udon
  • 香川県 /kagawa-ken/ = Kagawa Prefecture | Perfektur Kagawa
  • 高松市 /takamatsu-shi/ = Kota Takamatsu, bagian dari Perfektur Kagawa
  • おみやげ /omiyage/ = Oleh-oleh / Cenderamata
  • おしぼり /oshibori/ = Lap tangan ala jepang yang berbentuk handuk basah (hangat/dingin)
  • 畳 /tatami/ = Tikar jerami khas jepang
  • アプロン /apuron/ = Apron (celemek)
  • Giring-giring | Giriang-giriang = Salah satu alat musik yang kalau di Indonesia sering dipake di TK (Taman Kanak-kanak)

Related Link

Rekomendasi Link

Gallery

🏷 Reunion with Hiro san

Ichigo Tabehodai

Memasuki akhir musim dingin tidak hanya menjadi awal dari musim semi, tetapi juga permulaan dari ichigo tabehodai di Jepang, salah satunya di Tokushima.

Ichigo Tabehodai

Ichigo adalah bahasa jepang dari stroberi. Sementara tabehodai juga diadopsi dari bahasa jepang yang berarti all you can eat (makan sepuasnya). Jadi, ichigo tabehodai artinya makan stroberi sepuasnya (sesuai dengan paket, harga & waktu yang telah ditentukan).

Uniknya, ichigo tabehodai bukan hanya sebuah ajang kuliner buah saja, tetapi juga destinasi untuk berwisata-ria. Bagaimana tidak, kita bisa berkunjung langsung ke lahan stroberi yang berbentuk rumah kaca dan bebas memetik dan makan sepuasnya.

Iseya Strawberry Farm

Ichigo tabehodai ada diberbagai tempat di Tokushima, salah satunya di いせや農場 (Iseya Strawberry Farm). Dengan merogoh kocek ¥2.000 bisa menikmati stroberi sepuasnya selama 30 menit.

Akses dari Kota Tokushima ke lokasi dengan mobil pribadi memakan waktu sekitar 30 menit.

Kamus

  • いちご /ichigo/ = Straberry (Stroberi)
  • 食べ放題 /tabehoudai/ = Tabehodai, all you can eat (makan sepuasnya)
  • 農場 /noujo/ = Farm (Pertanian)

Gallery