Green House ‘Lezatta’

Nuansa serba hijau ini terletak di Jl. Bukittinggi-Payakumbuh, km 9.5, Baso, Kab. Agam-Sumatera Barat.

Dari Kota Bukittinggi, Green House ini berada di sebelah kiri sebelum SPBU Baso. Akses ke lokasi terbilang mudah, hanya dengan menaiki transportasi umum, yaitu angkot biru muda dari Aur Kuning.

Perjalanan menuju Lezatta membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Insert untuk pengunjung dewasa Rp 10.000,- dan anak-anak Rp 5.000,-.

Referensi

  • Seluruh info berikut dokumentasi dishare oleh Geni pada 5 Desember 2016.

Gallery

Ampiang (Emping)

  • Bahan
    • Pulut yang masih berkulit.
    • Air.
  • Cara
    • Pulut direndam 3 hari 3 malam.
    • Tiriskan airnya.
    • Sangrai/randang di balango sampai mambatiah/malatuih-latuih dengan api sedang.
    • Angkat.
    • Tumbuk dengan lambat sekaligus dikacau (diaduk-aduk) hingga dingin dan mengeras, kemudian ditampi.
    • Dijemurkan di tempat kering, tidak langsung terpapar panas terik matahari.
    • Biasanya, 1/2 liter pulut bisa menghasilkan 1 liter emping.
  • Catatan
    • Setidaknya dibutuhkan 2-3 orang dalam proses ini, ada yang menumbuk, mengacau dan menampi.
    • Emping biasa disajikan sebagai pelengkap cendol, es cendol, dan makanan lainnya.
Resep Nek Mariani | Piladang | Makanan Tradisional Palembayan | Minangkabau

Cendol Beras (Cindua Bareh)

  • Bahan
    • Tepung beras secangkir kecil.
    • Sadah sedikit (untuk pengeras).
    • Garam secukupnya.
    • Air pandan.
    • Santan.
    • Gula tebu (saka tabu).
    • Air matang.
  • Cara
    • Tepung beras + sedikit sadah + garam + air pandan dimasak hingga matang (bisa dibentuk).
    • Sediakan cetakan khusus cendol, taruh di atas wadah yang berisi air matang.
    • Tuang adonan ke dalam cetakan khusus sembari menyapu permukaan dalam cetakan dengan sendok nasi, sementara hasil cetakan ditampung oleh wadah berisi air.
    • Lakukan hingga adonan habis.
    • Tiriskan cendol dan tuang ke dalam wadah.
    • Kuah:
      • Santan + gula tebu + garam secukupnya dimasak hingga matang.
      • Angkat dan tuangkan ke dalam wadah berisi cendol.
  • Catatan
    • Pastikan air penampung bersuhu sedang-dingin, jangan meletakkan air yang suhunya hangat-panas.
    • Terkadang, cendol disajikan tanpa kuah, tetapi ditambahkan ke dalam es sebagai bahan utama atau pelengkap.
    • Atau, ada juga yang menikmatinya dengan menambahkah emping (ampiang) ke dalam cendol yang telah dikuahi; seperti yang sering dijual dalam bentuk es cendol.
Resep Nek Mariani | Piladang | Makanan Tradisional Palembayan | Minangkabau

Kalamai Sagu

  • Bahan
    • Sagu secangkir kecil.
    • Kelapa yang telah diparut..
    • Gula tebu (saka tabu) 3 buah.
    • Garam secukupnya.
    • Air matang.
  • Cara
    • Aduk (pacah) sagu + garam secukupnya + 3 cangkir kecil air matang.
    • Cairkan gula tebu dengan air hingga mendidih.
    • Tambahkan adonan sagu.
    • Aduk hingga matang (seperti adonan agar-agar).
    • Angkat dan tuang ke dalam wadah.
    • Diamkan beberapa saat hingga suhu sedang, kemudian potong.
    • Di wadah terpisah, tambahkan garam secukupnya ke dalam parutan kelapa, aduk rata.
    • Sajikan.
    • Kalamai sagu dinikmati bersama atau dicocol dengan parutan kelapa.
Resep Nek Mariani | Piladang | Makanan Tradisional Palembayan | Minangkabau

Apam

Banyak orang lebih mengenal bika ketimbang apam. Padahal, kedua makanan tradisional Minangkabau ini serupa tapi tidak sama. Pembuatan bika dilakukan dengan di bakar, sedangkan apam dengan direbus.

  • Bahan
    • Tepung beras (jenis bareh carai usang nan masiak) secangkir kecil.
    • Pisang gadang 1 buah.
    • Gula tebu (saka tabu) 1 buah.
    • Kelapa yang telah diparut sesuai selera.
    • Garam secukupnya.
  • Cara
    • Semua bahan dicampur dan diaduk rata di.
    • Biarkan selama semalam.
    • Rebus di dalam dandang; seperti merebus lapat (lapek); hingga matang.
    • Angkat, potong dan sajikan.
  • Catatan
    • Rasanya hampir mirip limpiang pisang.
Resep Nek Mariani | Piladang | Makanan Tradisional Palembayan | Minangkabau

Kalamai Minyak

  • Bahan
    • Beras pulut 1 liter.
    • Kelapa 3 buah.
    • Gula tebu (saka tabu) 1 kg.
    • Garam secukupnya.
    • Bumbu:
      • Jahe sebesar jempol kaki (Sipadeh saampu kaki).
      • Bawang putih 3 siung.
      • Kunyit (kunyik) sedikit.
  • Cara
    • Tumbuk beras pulut + bumbu.
    • Panaskan gula tebu + santan hingga mendidih (manggalagak).
    • Masukkan seluruh tepung.
    • Aduk (aru) hingga matang, sampai bisa dibulatkan.
    • Tuang ke dalam wadah atau pelepah aren (palapah niro).
    • Diamkan beberapa saat hingga suhu sedang.
    • Potong dan hidangkan.
  • Catatan
    • Kalamai minyak ini sering dihidangkan diacara adat seperti baralek atau mando’a. Biasanya disajikan sepaket dengan lemang, goreng pisang batu dan pinyaram; atau dengan nasi lamak.
Resep Nek Mariani | Piladang | Makanan Tradisional Palembayan | Minangkabau

Sagun-sagun

  • Bahan
    • Tepung beras pulut.
    • Kelapa yang telah diparut.
    • Garam halus.
    • Gula pasir.
  • Cara
    • Tepung beras pulut, parutan kelapa dan garam secukupnya; dicampur dan disangrai (dirandang/diunyai) dengan api sedang.
    • Aduk dengan teratur hingga menguning.
    • Angkat dan sajikan.
    • Dimakan dengan mencampurkan gula pasir sesuai selera.
Resep Nek Mariani | Piladang | Makanan Tradisional Palembayan | Minangkabau