Green House ‘Lezatta’

Nuansa serba hijau ini terletak di Jl. Bukittinggi-Payakumbuh, km 9.5, Baso, Kab. Agam-Sumatera Barat.

Dari Kota Bukittinggi, Green House ini berada di sebelah kiri sebelum SPBU Baso. Akses ke lokasi terbilang mudah, hanya dengan menaiki transportasi umum, yaitu angkot biru muda dari Aur Kuning.

Perjalanan menuju Lezatta membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Insert untuk pengunjung dewasa Rp 10.000,- dan anak-anak Rp 5.000,-.

Referensi

  • Seluruh info berikut dokumentasi dishare oleh Geni pada 5 Desember 2016.

Gallery

Momiji ‘Autum-nya Jepang’

Momiji is one of favorite event in autumn in Japan

Musim gugur di Jepang disebut dengan 秋「あき」/aki/ (autumn). Jika di musim semi identik dengan sakura, di musim gugur populer dengan momiji sebagai icon-nya. Di musim ini, momiji menjadi event yang paling ditunggu.

Banyak yang beranggapan bahwa semua daun yang berubah warna menjadi kemerahan adalah momiji. Padahal, momiji itu sendiri adalah nama daun yang berbentuk seperti tangan dengan pinggiran bergerigi dan ujung daun yang lancip. Sedangkan, selain momiji, daun lain yang juga berubah warna, disebut dengan 紅葉「こうよう」/kooyoo/.

Biasanya, di musim peralihan ke musim dingin ini, banyak wisatawan mendatangi Kyoto, kota tua-nya Jepang, khusus untuk mengabadikan moment indahnya musim gugur. Menurut berbagai sumber, tanggal 26 bulan ini menjadi puncak あき yang berarti momiji terindah untuk tahun ini.

Hal unik lainnya, beberapa daerah seperti Air Terjun Mino (Mino Park), menjadikan tempura momiji sebagai kuliner andalan. Daun ini dijadikan gorengan seperti keripik bayam di Indonesia. Bedanya, tempura momiji memiliki rasa yang nyaris hambar. 

Kebun Kesemek di Nara 「柿狩り」

Di Jepang, musim gugur menjadi musim yang cukup ditunggu-tunggu. Karena, selain momiji, diperalihan musim panas ke musim dingin ini bakal puas menikmati aneka buah-buahan, salah satunya kaki, di Indonesia dikenal dengan buah kesemek.

Biasanya, rasa yang enak didapat dari buah yang berwarna orange, karena jika terlalu matang (berwarna ke-pink-an), teksturnya menjadi lebih lembek dengan rasa yang sangat manis.

Perkebunan kesemek ini terletak di Yoshino, Nara. Biaya masuk ¥200 (dua ratus yen), bebas memetik buah dan memakan sesukanya. Tapi, kalau berminat membawa pulang, 1 kantong khusus ¥2.000 (dua ribu yen, isi sekitar 7 buah). Selain manis, buah ini juga bikin kenyang, lho..

Fasilitas yang didapat juga tak kalah bagus, jadi tidak perlu membawa banyak persiapan. Disini telah disediakan gunting buah, pisau, ember (tempat sampah) dan juga terdapat bangku-bangku di beberapa tempat (menyerupai meja berkaki 4).

 Catatan
  • 柿「かき」/kaki/ buah kesemek
  • 柿狩り「かきがり」/kakigari/
Lain-lain
  • Perjalanan kali ini disupport oleh HIDA.

マーブルビーチ (Marble Beach)

Jepang terkenal dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologinya, bukan?! Nah, buat para traveller, mungkin sudah tidak asing lagi dengan Kansai International Airport. Tapi.. mungkin juga masih ada yang belum tahu bahwa Bandara Internasional Kansai ini dibangun di atas laut, keren bukan?!

Yap, cerita bandaranya memang keren, tapi tak kalah keren dengan pemandangan pantai diseberangnya yang bernama Marble Beach. Pantai dengan pesona elok ini menyuguhkan keindahan tersendiri saat memandangnya. Onggokan bebatuan putih unik yang tertata apik.. Panorama laut biru.. Nuansa hijau aneka tanaman tamannya.. dan potret kemegahan gedung juga jembatan di beberapa penjurunya. Kombinasi alam dan kemajuan IPTEK yang OK punya!

Marble Beach terletak di Izumisano City, Osaka-Jepang. Namun, masih termasuk dalam kawasan Rinku Park, sekitar setengah jam (berjalan kaki) dari Rinku Town Stasiun dengan melewati Rinkai, area bussiness dengan merkmerk ternama.

Biasanya, di musim panas, destinasi ini menjadi salah satu pilihan favorit untuk mengadakan perayaan musim panas, baik bagi para pelancong lokal maupun wisatawan asing. Kegiatan yang paling digemari adalah BBQ party (pesta Barbecue, baca: berbekyu). Selain itu, juga ada yang bermain volley pantai.

Menurut Sensei Sawada, dulunya pengunjung sering bermain air (mandi-mandi) di pantai ini. Namun, seiring berkembangnya dunia industri, semakin banyak pabrik dan sejenisnya, sehingga terjadi polusi laut. Karenanya, jarang terlihat aktifitas seperti di pantai pada umumnya, kecuali jet ski.

Gallery

Nagai Botanical Park

Taman botanik ini terletak di dalam area Nagai Park. Disini terdapat kolam yang sangat luas yang di dalamnya tumbuh banyak bunga teratai putih. Selain itu, juga ada ikan dengan ukuran besar dan labi. Kolam ini dapat diseberangi dengan sebuah jembatan penyeberangan.

Di beberapa sisi, pengunjung bisa bersantai di beberapa bangku taman yang dibuat unik dan dipayungi oleh rimbunnya pepohonan. Sekitar 25 meter dari tempat masuk, di sebelah kanan, ada Osaka Museum Of Natural History.

Karcis masuk dibeli melalui mesin penjualan otomatis. Berikut rinciannya:

  • Hanya Nagai Botanical Garden saja:
    • Dewasa: ¥200
  • Paket Nagai Botanical Garden & Osaka Museum Of Natural History
    • Siang
      • Dewasa: ¥300
      • Pelajar SMA & Mahasiswa: ¥200
    • Malam
      • Dewasa: ¥600
      • Pelajar SMA & Mahasiswa: ¥400
    • Grup:
      • 30-49 orang: diskon 10%
      • 50-99 orang: diskon 20%
      • >100 orang: diskon 30%

Taman ini tutup pada hari senin. Selain itu, juga tutup pada akhir dan awal tahun (28 Desember s/d 4 Januari).

Di area taman, dapat ditemui beberapa mobil penjual makanan, seperti: kebab turki, es krim, aneka minuman, dll. Harga variatif tergantung pembelian.

Gallery: Nagai Botanical Park


Nagai Park (長居公園)

Nagai Park (Taman Nagai) merupakan taman yang sangat luas yang berlokasi di wilayah Sumiyoshi bagian timur (Higashisumiyoshi-ku), Kota Osaka. Akses ke lokasi bisa menggunakan chikatetsu (Kereta Api bawah tanah) Midosuji Line dengan tujuan ke Stasiun Nagai (M26) deguchi (pintu keluar atau gate) 3.

Taman ini juga dijuluki sebagai “Taman 4 Musim”, karena didalamnya terdapat aneka tumbuhan yang bisa ditemukan dalam 4 musim di Jepang, yaitu musim panas (夏), musim gugur (秋), musim dingin (冬) dan musim semi (春). Selain itu, di dalam kawasan ini juga terdapat wisata lainnya, seperti:

Di area taman, dapat ditemukan cukup banyak bangku untuk bersantai. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa berinteraksi langsung dengan burung-burung merpati jinak yang berkeliaran di setiap sudut taman.

Berbagai jidouhanbaiki (mesin penjualan minum otomatis) dapat ditemukan di beberapa titik lokasi tertentu. Taman bermain anak-anakpun juga tersedia. Siapapun bebas bermain di taman ini secara gratis.

Gallery: Nagai Park

Nakanoshima Park (中之島公園)

Nakanoshima Park terletak diantara Sungai Tasoborigawa dan Sungai Dojimagawa, satu-satunya area hijau di tengah kawasan sentral bisnis Kota Osaka. Disini terdapat kebun ros yang terkenal dengan keindahannya dan tentunya sangat terawat.

Disisi taman tersedia beberapa bangku taman, banyak pengunjung memanfaatkannya untuk sekedar bersantai atau melepas penat. Di pinggir taman, terbentang aliran sungai nan luas. Sesekali sebuah kapal penumpang yang cukup besar berlalu melewati jejeran bangunan nan megah yang turut memagari pinggiran sungai. Pengunjung bisa menaiki kapal ini sesuai dengan insert yang telah ditentukan.

Taman ini dipisahkan oleh Naniwa-bashi Bridge. Di sisi kanan jembatan dengan icon singa ini, terdapat kebun ros. Namun, bunga ini hanya mekar 2x dalam setahun, pertengahan bulan Oktober dan pertengahan Mei. Di hari biasa, masih tetap mekar beberapa bunga saja.

Sebelah kiri jembatan, ada pintu masuk Stasiun Keihan Line Naniwabashi (Keihan Line Naniwabashi Station), Museum Keramik (Museum of Oriental Ceramics) pintu masuk Stasiun, A Bronze Statue (The Mayor of Seki), Tugu Kawata Jun (Monument of Kawata Jun), Perpustakaan Nakanoshima, pintu masuk Stasiun Keihan Nakanoshima Line, dan yang paling terkenal adalah gedung bercat merah bergaya klasik yaitu Osaka City Central Public Hall.

Mading
Gallery