Category Archives: Musim Dingin

わかめ (Wakame)

わかめ (Wakame) adalah sejenis rumput laut dari perairan Jepang yang biasa dijadikan sayur hijau, toping udon, dll.

Cara Pengolahan

  1. Rebus air hingga mendidih.
  2. Potong wakame sesuai keinginan.
  3. Cuci bersih.
  4. Celupkan ke dalam air yang telah mendidih.
  5. Aduk rata hingga berubah warna menjadi hijau muda.
  6. Angkat, cuci bersih dan tiriskan.
  7. Wakame siap diolah menjadi sup, toping udon, tempura (seperti di indonesia), dll.

Catatan

  • Sebelum diolah, warna original-nya adalah hijau tua kecoklatan.
  • Penyimpanan di kulkas bisa tahan hingga seminggu.

Referensi

  • Cara pengolahan dishare oleh Ien chan

Salju Pertama Di Tokushima

24 Januari 2017 menjadi hari yang bersejarah buat para penjejak setelah 2x gagal membuktikan kebenaran ramalan cuaca pada minggu lalu di Tokushima.

Salju… Yap, selain momiji dan sakura, sebagai pendatang yang berasal dari negara 2 musim, pastinya salju menjadi salah satu hal yang paling membuat excited untuk dilihat secara langsung. Ada kesan tersendiri yang sedikit berbeda.

Lucunya, pertama kali mendengar salju akan turun, kalimat “besok atau lusa katanya (info dari siini, siitu dan ramalan cuaca) salju akan turun”. Rata-rata mengatakan akan turun pada pukul 6 sore.

Setiap mendekati pukul 6 yang kebetulan jamnya kami mengakhiri rutinitas, mata kami mulai standbye menyidak segala penjuru menjelang sampai di shelter. Dan, hasilnya selalu zonk.

Nah, karenanya, kami tetap berharap melihat salju tapi sudah tidak terlalu seexcited seperti sebelumnya, hanya menunggu saja, toh itu salju kemungkinan besar juga pasti turun toh..

Nah, kemaren lusa, seorang tuthor kami mengatakan bahwa nanti malam salju akan turun. Kami kembali excited, tapi.. “Yah, malam.. Entah benar entah enggak..”

Kemaren pagi, ketika membuka jendela kamar shelter yang pemandangannya segera menyorot gunung kecil di seberang yang lebih mirip bukit barisan, putih.. Dan, hamparan sawah yang mulai mengering disisi shelterpun juga menunjukkan aura yang sama. Berwarna tapi cool..

Seperti kue-kuean yang dibubuhi tepung gula, saljunya tipis.. Tapi, itu salju!! Yah, akhirnya kami melihat salju. Jangan ditanya deh ekspresi lebay kami yang pastinya sedikit membuat orang ingin muntah saking berlenya, haha..

Tadi malam, para penjejak disini tidak mau kalah dengan penjejak lainnya yang tidak ketinggalan update untuk mengabadikan moment hujan salju. Yah, salju kembali turun dan kami melihatnya langsung. Senang.. Tapi, biasa saja.. (Mungkin karena sudah terlalu banyak lalu-lalang di beranda medsos cuplikan salju lengkap dengan kesan si pemilik foto ataupun video).

Salju.. Akhirnya, merasakan butirannya yang lebih mirip serutan es batu sebelum dibikin jadi es tebak. Padahal, ada yang bilang, salju itu selembut kapas, tapi mungkin di versi daerah yang berbeda ya, haha..