Tokushima-Wakayama (Ferry)

Akses via Kapal Feri

  • Jadwal kapal bisa dicek di internet, sementara untuk pembelian tiket kapal feri langsung di loket 徳島フェリー南海 (Tokushima Ferry Nankai). Bagi yang tidak bisa berbahasa jepang, bisa menggunakan bahasa inggris, karena ada petugas yang bisa berbahasa inggris.
  • Tiket
    •  Dewasa:
      • 1 way (1x keberangkatan saja) ¥ 2.000
      • 2 way (pulang-pergi) ¥ 3.800
    • Anak-anak:
      • 1 way (1x keberangkatan saja) ¥ 1.000
      • 2 way (pulang-pergi) ¥ 1.900
  • Sebelum berangkat, menunggu di ruang tunggu penumpang dengan fasilitas tempat duduk, TV, 自動販売機 (mesin penjualan otomatis) untuk aneka minuman kemasan, AC, berbagai jenis informasi mulai dari poster hingga skedul transportasi dan toilet.
  • 15 menit sebelum waktu keberangkatan sudah bisa menaiki kapal (tunggu aba-aba dari petugas). Sebelumnya, perlihatkan tiket kapal pada petugas untuk distempel.
  • Menaiki kapal feri ini mirip dengan menaiki pesawat, ada penghubungnya.
  • Di dalam kapal feri terbagi menjadi beberapa area sesuai fungsinya dengan dekorasi yang keren.
    • Sayap kanan:
      • Ada area lesehan, tempat istirahat tidur-tiduran lengkap dengan lemari terbuka untuk menaruh barang bawaan, TV dan juga sofa mungil yang memanjang menepi di dinding kapal.
    • Bagian tengah (tepat di depan pintu masuk kapal) sebelah kanan:
      • Lukisan di lantainya bagus!
      • Ada icon ANIME-nya, mesin penjualan otomatis mulai dari aneka minuman, mie cup sampai pachinko.
    • Bagian tengah sebelah kiri:
      • Warung kecil-kecilan yang ready aneka cemilan, oleh-oleh dan souvenir.
    • Sayap kiri sebelah kanan:
      • Ada kursi mirip di kapal feri kecil yang ada di Indonesia, sandaran tangannya bisa diangkat. Bagian depannya tersedia colokan listrik buat yang mau mengecas barang elektronik. Disini juga disediakan TV.
    • Sayap kiri sebelah kiri:
      • Ada fasilitas wi-fi lengkap dengan area personalnya mirip warnet di indonesia, tempat duduk seperti di cafe atau resto tempat kumpul keluarga dilengkapi TV yang menayangkan aneka wisata dan lainnya, mesin penjualan otomatis (aneka minuman dan es krim).
    • Sayap kiri paling ujung sebelah kanan:
      • Ada ruang bayi yang bersebelahan dengan ruangan driver.
    • Sayap kiri paling ujung sebelah kiri:
      • Ada tempat sampah yang telah dibagi menjadi 4 kotak (botol/kaleng, botol saja, plastik, lainnya), arsitektur kapal dan toilet.
    • Sayap kiri paling ujung:
      • Pintu keluar kapal menuju lantai 2 dan lantai 3.
    • Lantai 2:
      • Menaiki tangga menuju lantai 2, ada ruang makan dan panel surya.
    • Lantai 3:
      • Menaiki tangga menuju lantai 3, bagian teratas kapal.
  • Lama perjalanan sekitar 2 – 2,5 jam.
  • Setelah mendengar pemberitahuan, segera beranjak menuju pintu keluar kapal dengan teratur dan menyerahkan tiket kepada petugas.
  • Keluar dari kapal akan terhubung langsung dengan 南海和歌山港駅 (Nankai Wakayamako Station) yang merupakan stasiun kereta api JR (Japan Railway).
  • Di depan 南海和歌山港駅 (sedikit agak ke kiri), ada 和歌山港駅バス乗り場 (Halte Bus Wakayamako Station) tempat penantian Wakayama Bus.

Gallery

 

Wakayama Bus (Wakayamako Station-Wakayama Station)

Perhatikan jadwal bus, lihat di plang masing-masing halte. Jika menemukan 2 informasi dengan tujuan yang sama tapi waktunya berbeda, perhatikan tanggal dikeluarkannya jadwal, dan waktunya (hari libur atau hari biasa).

Naik 和歌山バス (Wakayama Bus) no. 160 atau no. 161 di 和歌山港駅バス乗り場 (Halte Bus Wakayamako Station). Ambil tiket dari mesin otomatis (di tiket tertulis no. 03) atau gunakan kartu bus di mesin khusus tepat di sebelah kiri pintu masuk bus.

Ketika memilih tempat duduk, perhatikan bangku prioritas yang biasanya ada di bagian tengah untuk lansia (lanjut usia), bumil (ibu hamil), penyandang cacat, dll. Tempat duduk umum biasanya di bagian belakang yang lantainya lebih tinggi dari area prioritas.

Rute Bus dari 和歌山港駅 (Wakayamako Station)

Rute bus berdasarkan halte (bisa diakses di wakayamabus.co.jp):

  • 和歌山港駅 /Wakayamakou eki/ (Wakayamako Station)
  • 青岸橋 /Aogishibashi/
  • 築港5丁目 /Chikkou 5 choume/
  • 築港3丁目 /Chikkou 3 choume/
  • 築港1丁目 /Chikkou 1 choume/
  • 築地橋 /Tsukijibashi/
  • 西長町
  • 東長町
  • 県庁正間前 /Kenchou masama mae/
  • 岡山町 /Okayamachou/
  • 屋形町 /Yakatachou/
  • 三木町
  • 三木町新通
  • 北の新他
  • 新内 /Arochi/
  • 和歌山駅 /Wakayama eki/ (Wakayama Station)

Sampai di 和歌山駅 (Wakayama Station), antri turun dan bayar ¥240 (masukkan uang pas plus tiket ke mesin otomatis yang terletak di samping sopir). Bagi yang perdana menaiki bus, pembayaran hanya dengan uang pas; sehingga kalau punya uang ¥500 atau ¥1.000 bisa diganti di mesin yang sama tapi di tempat yang berbeda (lihat gambar atau tanya pada sopir).

Jajanan Takoyaki Di Tokushima

Siapa yang tak kenal dengan takoyaki, makanan khas jepang ini begitu familiar di kalangan pecinta kuliner di Indonesia. Hampir di berbagai tempat bisa ditemukan; paling tidak, versi kaki lima-nya yang didesain menarik, lengkap dengan aneka dekorasi dan atribut ala jepang-nya.

Makanan berbentuk bola dan berisi potongan gurita ini tersedia dalam berbagai kemasan. Nah, lho.. Buat yang ready di Tokushima, ada beberapa rekomendasi nih..

Takoyaki Ikubee

Jajanan takoyaki yang dikelola oleh seorang obasan (bibi) ini, biasanya buka di sore hari. Disini, tersedia aneka menu takoyaki dengan harga variatif, ¥450-¥500. Berlokasi disamping The Health Service Facility Elderly Garden atau diseberang Halte Kamona.

Bagi yang muslim, berdasarkan wawancara dengan penjual, tidak terdapat bahan seperti babi ataupun lemaknya dan alkohol ataupun sake. Untuk shoyu sendiri, sebenarnya ada yang halal dan juga non halal. Bagi yang ragu bisa dikonfirmasi ulang.

Takoyaki Takosen (たこやきと・たこせん)

Menurut yang jual, takoyaki ini adalah bagian dari takoyaki yang ada di Osaka, tepatnya di dekat Jembatan Ebisubashi, Namba. (Buat para hantu takoyaki mah kudu resign nih kalau ngaku nggak tau 😀✌🏻).

Disini, takoyaki yang disajikan lebih kering dan cruncy tentunya. Untuk sausnyapun, kita bisa memilih mau pakai shoyu atau dashi. 1 porsi berisi 6 buah seharga ¥400. Mobil keliling ini standbye di pelataran parkir Supermarket Kyoei Kamona setiap hari sabtu pukul 09.00-20.00 (waktu setempat).

Bagi yang muslim, berdasarkan wawancara dengan penjual, tidak terdapat bahan seperti babi ataupun lemaknya dan alkohol ataupun sake. Untuk shoyu sendiri, sebenarnya ada yang halal dan juga non halal. Bagi yang ragu bisa dikonfirmasi ulang.

Sedangkan dashi yang dimaksud, dikemas di dalam botol kecil, berasal dari minyak dedaunan. Dari tulisannya プチいちご特製だし汁付けタコ, yang mungkin berasal dari perasa strawbery & gurita. Jika memilih saus jenis ini, diberikan gelas kertas (cup). Caranya, dashi diseduh dengan air hangat dengan perbandingan dashi : air hangat 1:2.

Takoyaki di Itano City

Nah, buat yang suka festival lighting, biasanya setiap tahun ada Itano Illumination di Itano City, Tokushima. Disini, selain yakisoba (mie goreng khas jepang), juga ada takoyaki cruncy seharga ¥400.

Buat yang muslim, silahkan konfirmasi ulang jika ragu. Tapi untuk yakisoba sudah pasti tidak halal, karena dikombinasi dengan daging pork.

Takoyaki di Supermarket

Tidak hanya di tempat khusus, di supermarket-pun bisa ditemukan takoyaki dengan harga ekonomis dan rasa yang enak. Tapi, buat para muslim, selalu cek bahan-bahannya, karena biasanya selalu ada shake didalamnya; kalau tidak dari takoyakinya, berarti dari sausnya.

Setsubung 節分

Musim Di Jepang 

Jepang merupakan negara yang memiliki 4 musim, yaitu musim panas (natsu), musim gugur (aki), musim dingin (fuyu) dan musim semi (haru).

Apa itu Setsubung?

Setsubung (節分) dalam bahasa jepang berasal dari pemisahan 2 huruf kanji dengan yomikata (cara baca) yang berbeda, 節 (setsu) yang berarti musim (season) dan 分 (wakeru) yang berarti pembagian. Jadi, setsubung memiliki makna 季節が分かれる (pembagian musim).

節分の日 (setsubung no hi)

Dalam bahasa indonesia, 節分の日 berarti hari pergantian musim yang biasanya selalu dirayakan sehari sebelum memasuki musim yang baru. Event ini menjadi bagian dari festival musim semi (haru matsuri).

Di jepang, tanggal 4 Februari adalah awal dari musim semi. Karenanya, setsubung biasa diadakan setiap tanggal 3 Februari dan diikuti dengan ritual mamemaki.

Mamemaki

Mamemaki (豆まき) berarti menebar kacang buncis. Ritual ini dilakukan untuk mengusir hal-hal buruk dengan cara melempar kacang kedelai pada sosok yang memakai topeng oni (iblis). Kacang ini dilempar di pintu masuk rumah (entrance) sambil mengucapkan “oni wa soto! fuku wa uchi!“. Ucapan ini berarti “pergilah kesialan! datanglah kebaikan!”.

Oni pada Mamemaki

Di Jepang, oni menjadi simbol dari segala keburukan. Sosok oni pada mamemaki adalah hantu yang menyerupai manusia, memiliki taring dan tanduk, kemudian mengenakan rok dari kulit harimau. Kenapa bisa begitu? Nah, ini ada ceritanya..

Oni itu datang diantara arah utara (kita) dan timur (higashi), sehingga dalam 12 shio jepang, berada diantara shio kerbau dan shio harimau. Tanduk oni diambil dari rupa kerbau. Sementara taring dan rok diambil dari rupa harimau.

Iwashi

Menurut kepercayaan orang jepang, oni tidak menyukai ikan (鰯), karena kusai (bau). Jadi, di setsubung, iwashi menjadi salah satu menu andalan selain mame.

Makizushi

Meskipun makanan ini biasa dijumpai di hari biasa, namun khusus di 節分の日, jenis sushi ini menjadi salah satu menu utama, namanya makizushi.

Seperti sushi pada umumnya, makanan tradisional jepang ini terdiri dari nasi sushi yang khas dengan rasanya yang asam, ikan (sakana), mentimun (kyuri), telur (tamago), dan netazushi (isi sushi) lainnya. Uniknya, sushi ini dibuat dalam berbagai bentuk yang lucu, lho.. Salah satunya adalah bentuk oni yang menjadi icon di mamemaki.

Catatan

  • Pada ritual mamemaki, ada juga versi yang menyebutkan mengusir hal-hal buruk dengan cara melempar kacang kedelai sebanyak umur kita pada sosok yang memakai topeng oni.
  • 節分 (せつぶん) dibaca juga dengan setsubun, karena ん dalam aksara jepang bisa dibaca dengan akhiran n, m, atau ng.

Kamus

  • 節 (setsu) = Musim (season).
  • 夏 (natsu) = Musim panas.
  • 秋 (aki) = Musim gugur.
  • 冬 (fuyu) = Musim dingin.
  • 春 (haru) = Musim semi.
  • 日(hi) = Hari.
  • 節分の日 (setsubung no hi) = Hari pergantian musim.
  • 春祭り(haru matsuri) = Festival musim semi.
  • 東 (higashi) = Timur.
  • 北 (kita)  = Utara.
  • Oni = Iblis.
  • Netazushi = Isi sushi.

Referensi

  • Setsubun, Festival Musim Semi. Diakses pada 28 Januari 2017.
  • Sano san  via sharing pada 28 Januari 2017. Tokushima.
  • Atsumi Sensei via sharing pada 27 Januari2017. 給食委員会 (節分プレート). Tokushima.
  • Tanagami san via sharing pada 24 Januari 2017 dan 3 Februari 2017. Tokushima.
  • Aimatsuri. 1 Februari 2015. Taman Budaya Padang. Padang.

Asal Mula Nama JAPAN

Di Indonesia, negara matahari terbit ini disebut jepang. Sementara di dunia, dikenal dengan nama japan. Uniknya, di negara jepang sendiri, ada 2 sebutan, yaitu 日本 (nihon) atau にっぽん (nippon).

Padahal, sebenarnya orang jepangpun juga tidak begitu tahu asal muasal perbedaan nama dari negaranya tersebut.

Menurut Sano san, ada beberapa kemungkinan, seperti berikut ini.

Perubahan Ejaan Aksara

  • は = ha – fa – pa
  • ひ = hi – fi – pi
  • ふ = fu- fu – pu
  • へ = he – fe – pe
  • ほ = ho – fo – po

Kenapa ada nihon dan  nippon?! Ejaan ほ pada日本 yang sekarang dibaca ho, tapi untuk ejaan lama dari orang terdahulu, dibaca po. Jadi, kita akan sering mendengar 日本 dengan sebutan にほん (nihon) atau にっぽん (nippon), terutama dalam percakapan sehari-hari ataupun berbagai media di Jepang.

Logat dari Berbagai Negara

Dalam bahasa cina, kanji 日本 memiliki yomikata (cara baca) yang berbeda dengan bahasa jepang. 日 dibaca ji dan 本 dibaca pon. Jadi, 日本 dibaca jipon.

Berdasarkan sejarah, Marcopolo pernah ke Jepang dan dengan bahasa spanyol-nya 日本 disebut jipang.

Nah, dari perbedaan negara dan  bahasa tersebut, kemungkinan yang terdengar dan yang diucapkanpun menjadi sedikit berbeda, jipang atau jipun akhirnya lebih populer dengan nama JAPAN di dunia.

Referensi

  • Sano san  via sharing pada 28 Januari 2017. Tokushima.